Ilfi

“Pruuuh.. fhuuh…pruuuh….” Ilfi menyemburkan nasi yang disuapkan ke dalam mulutnya. Lalu ia tertawa kegirangan. “Wahahaha… wahahaha wahahaha…. Bajumu menjadi kotor. Kamu tidak dapat  pergi bekerja. Kamu tidak dapat pergi bekerja,” teriak Ilfi berulang-ulang menunjukkan rasa senang di hatinya. Fikri memerhatikan kemejanya yang berlepotan nasi dan campuran sayur beserta lauk. Sementara itu, jam di dinding menunjukkan …

Aero Photography

This is some dummy copy. You’re not really supposed to read this dummy copy, it is just a place holder for people who need some type to visualize what the actual copy might look like if it were real content. If you want to read, I might suggest a good book, perhaps Melville. That’s why …

KEMARAU

Kemarau ini panas sekali Kemarau ini Menyusutkan sumber-sumber air Merengkahkan tanah Menerbangkan debu ke segala arah Mengeringkan daun-daun Mengerdilkan buah-buah AC-AC dipasang pada setiap sudut Pengusir panas yang kian menyengat Pada bangunan-bangunan yang tak terukur luasnya Sawah dan ladang makin digerus Gunung-gunung diratakan Pasir-pasir di sungai terus dikeruk Hutan-hutan diterjang mesin-mesin Hewan-hewan lari tunggang langgang …

Cek Ri

Cek Ri memandang dengan sudut matanya ketika ia berpapasan dengan Cek Er di sudut jalan kampung.  Bibirnya mencibir kesal. Cek Er sedang menjinjing dua plastik besar di kedua tangannya. Ia baru saja turun dari angkutan kota yang berujung di sudut jalan kampung. Sepertinya Cek Er kepayahan membawa barang belanjaannya yang banyak itu. Ketika itu Cek …

1984

Judulnya memang 1984, tetapi novel ini perdana terbit pada 1949 dan konon menjadi semacam ramalan terhadap masa depan peradaban umat manusia pada saat itu. Ditulis George Orwell dalam bayang-bayang Perang Dunia II yang penuh teror dan kacau balau, novel ini tampak jelas lahir sebagai ekspresi ganjil seorang manusia terhadap masa depan dunia yang jauh dari …