Ketika Ia Berhenti Berkata “Aku Bisa”
Oleh: Syarifah Zurriyati Setiap pagi, sebelum rumah itu benar-benar terbangun, Naya sudah membuka mata. Pukul lima kurang seperempat. Ia menanak nasi, menyiapkan sarapan, memasukkan bekal anak ke dalam kotak makan, kemudian membangunkan kedua anaknya. “Bangun, Nak. Sudah pagi.” Sambil berjalan menuju kamar mandi, Naya sempat melihat suaminya masih tertidur. Ia tidak membangunkannya. Bukan karena tidak…