Cerpen

  • Harga Duka

    “Berapa banyak harta yang diperlukan manusia agar selamat di dunia dan akhirat?”  Siang itu, cahaya matahari menembus jendela, jatuh tepat pada pigura  yang warnanya sudah menguning di beberapa sisi. Di dalam bingkai itu,  tampak Eka Asih yang masih berusia dua puluh satu tahun. Matanya  berbinar, senyumnya penuh, dihiasi lesung pipi dalam—yang selalu mampu  menenggelamkan lelah…

  • Di Bawah Langit Rumoh Aceh

    oleh: Syarifah Zurriyati Angin malam berembus pelan melewati halaman rumoh Aceh milik keluarga Sayed Jamal. Rumah panggung kayu itu berdiri anggun di tengah halaman luas, dengan tiang-tiang tinggi dan ukiran tua yang diwariskan dari generasi ke generasi. Di rumah itulah keluarga mereka menjaga nama baik, kehormatan, dan tradisi yang tidak pernah putus. Di tangga rumah,…

  • Semangat Belajar

    Sejak kemarin sore hujan turun. Pagi ini pun hujan deras masih menyirami bumi. Sudah setengah jam Arin duduk di teras rumah. Ayah sedang dinas keluar kota. Biasanya ayah yang mengantarkannya ke sekolah. Ibu tidak bisa mengantarkannya ke sekolah. Sepeda motor sedang dipinjam Tante Eri. Tante Eri, adik perempuan ayah. Payung besar yang biasanya bisa dipakai…

  • Berkah Buka Puasa Bersama

    Arinda turun dari sepeda motornya. Hari ini, ia dan rekan-rekan kerjanya ada jadwal buka puasa bersama. Makanya sekarang ia berada di satu resto bernama Jambo Boh Kaye. Angin dari pepohonan menyambut kedatangan Arinda, Jambo Boh Kaye ini dipenuhi dengan pohon buah. Paling banyak pohon anggur. Bertangkai-tangkai anggur merah, hijau, dan hitam tampak berjuntai dari belasan…

  • Cerita Anak Bertandan-Tandan Pisang

                 Nanda turun tergesa-gesa dari bus. Tangan dan lengannya terasa berat dengan beberapa sisir pisang yang dibawanya. Ibu dan ayah ikut turun di belakangnya. Mereka masih harus berjalan lima ratus meter lagi dari halte untuk sampai di rumah. Mereka baru pulang dari pasar induk yang berjarak lima belas kilometer dari rumah mereka.             “Bu, pisangnya…

  • |

    KATA-KATA DALAM SEPIRING NASI

               “Anak perempuan akan selalu mirip dengan ayahnya,” kata orang-orang dulu ketika istrinya melahirkan seorang anak perempuan bermata kuyu yang amat mirip dengannya.               Dua puluh tiga tahun setelahnya, setelah kematian istrinya, Sazali sadar bahwa memiliki seseorang yang teramat mirip dengan kita sama seperti membangun jarak yang seharusnya tidak ada. Atau bukankah orang-orang tidak memilikinya?               Sazali tidak…