Proses Menulis Puisi: Joko Pinurbo
Pada 1895 Sigmund Freud menulis sepucuk surat untuk koleganya, Wilhelm Fliess. Pada sebagian isinya ia berkata sebagai berikut. […] orang sepertiku tak bisa hidup tanpa sebuah hobi, suatu kegemaran yang melahap–dalam istilah Schiller: Tiran. Aku sudah menemukan tiranku, dan dalam hal melayaninya aku tak mengenal batas. Tiranku adalah psikologi. Ia selalu menjadi tujuanku yang jauh …