Sastra

  • | | |

    Hudep Nyoe

    Hudep dalam donya nyoe meubagoe-bagoe tarasa Kadang roe ie mata peudeh lam hate Kadang jeut teusinyom sira takhem Hudep lam bumoe nyoe meugantoe-gantoe hai Hana sama hai sabe-sabe Dang na seunang bek meuleubeh-leubeh Bek ta khem meukhak-khak Bek tuwoe droe Watee na hareuta bek tuwoe zakeut deungon seudekah Watee na jabatan beu na amanah sajan…

  • | | |

    KEMARAU

    Kemarau ini panas sekali Kemarau ini Menyusutkan sumber-sumber air Merengkahkan tanah Menerbangkan debu ke segala arah Mengeringkan daun-daun Mengerdilkan buah-buah AC-AC dipasang pada setiap sudut Pengusir panas yang kian menyengat Pada bangunan-bangunan yang tak terukur luasnya Sawah dan ladang makin digerus Gunung-gunung diratakan Pasir-pasir di sungai terus dikeruk Hutan-hutan diterjang mesin-mesin Hewan-hewan lari tunggang langgang…

  • | | |

    Cek Ri

    Cek Ri memandang dengan sudut matanya ketika ia berpapasan dengan Cek Er di sudut jalan kampung.  Bibirnya mencibir kesal. Cek Er sedang menjinjing dua plastik besar di kedua tangannya. Ia baru saja turun dari angkutan kota yang berujung di sudut jalan kampung. Sepertinya Cek Er kepayahan membawa barang belanjaannya yang banyak itu. Ketika itu Cek…

  • |

    1984

    Judulnya memang 1984, tetapi novel ini perdana terbit pada 1949 dan konon menjadi semacam ramalan terhadap masa depan peradaban umat manusia pada saat itu. Ditulis George Orwell dalam bayang-bayang Perang Dunia II yang penuh teror dan kacau balau, novel ini tampak jelas lahir sebagai ekspresi ganjil seorang manusia terhadap masa depan dunia yang jauh dari…

  • |

    MAKAN SIANG ISTIMEWA

    Oleh Nurhaida Awal bulan, gajian. Ninda menyambutnya dengan sukacita. Berarti ada lembaran-lembaran uang yang dapat digunakannya untuk meneruskan perjalanan kehidupan. Pekerjaannya sebagai karyawan di pabrik kue menyenangkan baginya. Hobinya membuat kue sangat membantunya untuk menuntaskan pekerjaan. Apalagi gaji yang didapatnya sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR). Uang itu digunakannya untuk biaya hidup hingga akhir bulan….

  • | |

    SAAT DI PUNCAK GEURUTEE

    ada kecemasan di sepanjang jalanan yang memisahkan tebing-tebing dengan jurang lautan kali ini lautan hening tanpa angin tanpa ombak hanya dua-tiga sampan bergerak pelan membelah pulau sesampai di Geurutee di satu pondok sejenak istirah melepas lelah segelas teh manis sepiring mie instan menjadi penyempurna menikmati senja kali ini Puncak Geurutee, 27 Maret 2018