Sinopsis: Buku ini merupakan buku terjemahan dari bahasa Gayo yang bercerita tentang tokoh Bahgie ketika mengusir bebek-bebek yang akhir-akhir ini sering merusak tanaman mereka. Bahgie sangat kesal, ia hampir tidak bisa menikmati hasil panennya karena ulah bebek-bebek itu. Ia dan ayahnya pun mengusir semua bebek tersebut dari kebun. Namun setelah berhasil mengusirnya, Bahgie sadar ia terluka oleh duri tanaman cempokak. Ia juga merasa gatal akibat daun jelatang. Ayah pun mengobati Bahgie dengan bawang putih dan daun kopasanda. Setelah sembuh, Bahgie dan Ayah meninggikan pagar kebun dengan jaring agar kebun tidak bisa dirusak oleh bebek-bebek itu lagi.