Sinopsis: Buku ini merupakan buku terjemahan dari bahasa Devayan yang bercerita tentang Nandong, kesenian tradisional yang populer di Simeulue. Melalui kesenian Nandong, para orang tua di Kabupaten Simuelue mengajarkan kepada anak-anaknya mengenai kearifan lokal dalam melihat gejala bencana alam yang akan terjadi, seperti gempa bumi dan gelombang laut besar atau tsunami. Dalam Nandong, tsunami dikenal dengan nama Smong.