Arsip

  • Ie Raya lam Buleuen Puasa

    Bak uroe Jumat tanggai 8 Mei 2020Bak puasa uroe keu limong blahKatroh teuka ie raya u Banda AcehUjeun jithoh keubiet that teugaLueng sipanyang jalan ka peunoh ieJalan-jalan di kuta ka meuieLadom rumoh pih ka jitamong ieUreueng gabuek seumimpan barangSupaya bek teureundam ie rayaLadom ureueng harus jak mengungsiKaureuna rumoh ka jitamong ie rayaMeunan keuh rakan wareh…

  • |

    SUP BUAH

    “Apa minuman yang akan kita buat untuk berbuka puasa hari ini?” tanya Lin kepada kakaknya yang bernama Far dan kedua adiknya yang bernama Dan dan Ran.“Bagaimana jika kita membuat es campur?”usul Ran. Ia membayangkan kelezatan rasa es campur yang terbuat dari cendol, biji delima, cincau hitam, tape, kacang hijau, kacang merah ditambah air gula merah…

  • | |

    Imsak

    Pukul tiga dini hari. Satu piring rendang, satu piring semur daging, satu mangkuk sup, dan satu stoples kerupuk udang sudah terhidang di atas meja makan. Bu Dar menguap beberapa kali. Sejak pukul setengah tiga tadi Bu Dar sudah bangun dari tidurnya. Sahur pertama di bulan puasa ini dan sahur di hari-hari selanjutnya ia tidak ingin…

  • | |

    KOLAM IKAN DI SAMPING RUANG KERJAKU

    Di luar Bersisian dengan ruang kerjaku Ada kolam ikan Kolam itu penuh dengan ikan nila dan ikan lele Mereka berenang riang gembira Setiap kali melihat mereka Hatiku pun ikut gembira Kala jenuh Ketika menjentikkan jari-jariku di papan tombol komputer Aku berhenti sejenak Aku melihat mereka dari balik kaca jendela Aku memandangi gerak-gerak mereka yang lincah…

  • |

    Kontroversi Penghargaan Sastra

    Apalah arti karya seni tanpa apresiasi? Begitu juga karya sastra. Sebagai hasil proses kreatif yang lahir untuk menunjukkan “sesuatu”–baik dari segi tampilan maupun dari segi isi–karya sastra adalah media komunikasi penulis dengan pembaca. Kritikus sastra Indonesia asal Belanda, Prof. A. Teeuw, mengungkapkan bahwa karya sastra baru memiliki makna setelah melalui proses pembacaan. Makna yang diberikan…

  • |

    MOTIVASI

    Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar mereka berani melawan ketidakadilan. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar mereka berani menegakkan kebenaran. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar jiwa-jiwa mereka hidup. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu. Sebab sastra akan mengubah yang pengecut menjadi pemberani. (Umar bin Khattab)