Gandeng Universitas Samudra, Balai Bahasa Provinsi Aceh Perkuat Kerja sama Pembinaan Kebahasaan dan BIPA

LANGSA – Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh bersama Kasubbag Umum melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi ke Universitas Samudra (Unsam) Kota Langsa pada Selasa, 13 Oktober 2026. Kunjungan strategis ini diterima langsung oleh Rektor Universitas Samudra Prof. Dr. Ir. Hamdani, M.T. guna membahas rencana nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Samudra dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa).

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Balai Bahasa menegaskan betapa krusialnya peran Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa dalam memberikan pembinaan kebahasaan. Terutama, dalam memfasilitasi program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) bagi para pekerja asing yang berada di wilayah Kota Langsa.

Audiensi ini merupakan langkah konkret untuk meneruskan dan memperkuat kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan baik, khususnya pada implementasi kegiatan BIPA dan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI). Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Bahasa menjabarkan empat program prioritas Badan Bahasa, yaitu:

  • Penguatan Literasi Kebahasaan dan Kesastraan.
  • Pemartabatan Bahasa dan Sastra Indonesia (Kedaulatan Bahasa Negara).

  • Pelindungan dan Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah.

  • Internasionalisasi Bahasa Indonesia.

Merespons paparan tersebut, Rektor Universitas Samudra meminta agar tim teknis segera menyusun rincian kegiatan bersama secara mendetail. Hal ini bertujuan agar implementasi dari MoU ke depan dapat berjalan efektif sesuai kesepakatan bersama, dengan target realisasi program paling lambat pada Maret 2027.

Baca juga:  Penyerahan Piagam Apresiasi Giat UKBI Adaptif Merdeka SMP Negeri 1 Banda Aceh

Dalam sesi diskusi, Rektor menggarisbawahi pentingnya pola pengajaran bahasa yang adaptif dan komunikatif. Beliau menekankan agar pendekatan pengajaran dikemas dengan bahasa yang mudah dipahami oleh anak-anak generasi muda, sehingga pesan literasi dan substansi kebahasaan dapat diserap secara optimal.

Guna menindaklanjuti draf kesepakatan MoU ini, Rektor secara resmi mengutus Ketua UPA Bahasa Universitas Samudra serta menegaskan komitmen penuh pihak rektorat untuk menyokong seluruh rangkaian kegiatan kebahasaan yang akan dijalankan ke depan.

Pertemuan formal yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting kampus, antara lain:

  • Wakil Rektor I Unsam, Dr. Drs. Muhammad Natsir, S.H., M.H., yang memberikan usulan inovatif agar agenda pemilihan Duta Bahasa ke depan dapat diselenggarakan langsung di lingkungan kampus Unsam Langsa.
  • Ketua Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Unsam, Teuku Muhammad Ridha Al Auwal, S.Pd., M.App.Ling., Ph.D.

Menurut Teuku Muhammad Ridha Al Auwal, sinergi ini memiliki potensi kolaborasi yang sangat besar. Momentum ini dinilai sangat tepat mengingat saat ini Universitas Samudra tengah gencar melakukan ekspansi proyek-proyek pelatihan kompetensi untuk para mahasiswa.

Setelah audiensi di ruang kerja Rektor selesai, Kepala beserta Kasubbag Umum Balai Bahasa didampingi manajemen kampus menyempatkan diri melakukan peninjauan ke fasilitas Laboratorium Bahasa di UPA Bahasa Unsam. Di sela peninjauan, Kepala UPA Bahasa Unsam menyampaikan harapannya agar kerja sama yang dibangun dapat segera dieksekusi secara nyata di lapangan dan tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas. Target awal pelaksanaan kerja sama akan difokuskan pada penyelenggaraan massal UKBI, yang kemudian disusul dengan program kajian kebahasaan, BIPA, serta program inovatif lainnya.

Baca juga:  Delisa: Senjata Pendekar Bahasa dari Tanah Rencong

Saat ini, UPA Bahasa Unsam sendiri tengah aktif menyelenggarakan berbagai kelas vokasi, seperti pelatihan kebahasaan bagi pelayanan restoran (waiter), petugas perhotelan (housekeeping), dan berbagai pelatihan kerja lainnya sebagai bagian dari persiapan sertifikasi mahasiswa menghadapi dunia industri global. Sebagai penutup pertemuan, Kepala Balai Bahasa menyerahkan cendera mata simbolis berupa kamus bergambar terbitan resmi Balai Bahasa Provinsi Aceh kepada pihak universitas.

Di akhir agenda kunjungannya di Kota Langsa, Kepala Balai Bahasa Provinsi Aceh dan juga Kasubbag Umum melakukan pemantauan dan monitoring langsung terhadap distribusi pengiriman buku-buku bacaan bermutu bantuan dari Badan Bahasa. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan bahwa paket buku telah diterima dengan baik di titik serah serta dipastikan pemanfaatannya secara maksimal guna mendongkrak minat baca masyarakat

Tinggalkan balasan!