Sastra

  • | |

    KOLAM IKAN DI SAMPING RUANG KERJAKU

    Di luar Bersisian dengan ruang kerjaku Ada kolam ikan Kolam itu penuh dengan ikan nila dan ikan lele Mereka berenang riang gembira Setiap kali melihat mereka Hatiku pun ikut gembira Kala jenuh Ketika menjentikkan jari-jariku di papan tombol komputer Aku berhenti sejenak Aku melihat mereka dari balik kaca jendela Aku memandangi gerak-gerak mereka yang lincah…

  • |

    Kontroversi Penghargaan Sastra

    Apalah arti karya seni tanpa apresiasi? Begitu juga karya sastra. Sebagai hasil proses kreatif yang lahir untuk menunjukkan “sesuatu”–baik dari segi tampilan maupun dari segi isi–karya sastra adalah media komunikasi penulis dengan pembaca. Kritikus sastra Indonesia asal Belanda, Prof. A. Teeuw, mengungkapkan bahwa karya sastra baru memiliki makna setelah melalui proses pembacaan. Makna yang diberikan…

  • |

    MOTIVASI

    Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar mereka berani melawan ketidakadilan. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar mereka berani menegakkan kebenaran. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu Agar jiwa-jiwa mereka hidup. Ajarkanlah sastra kepada anak-anakmu. Sebab sastra akan mengubah yang pengecut menjadi pemberani. (Umar bin Khattab)

  • |

    Sastra dan Pemberontakan

    Konon, dahulu pujangga adalah pengkhayal yang diperintahkan raja untuk mengarang cerita tentang kehebatan (atau mungkin tak berlebihan pula jika disebut keajaiban) kehidupan di istana. Misalnya raja adalah titisan dewa. Pujangga dijadikan alat pengukuh kesakralan kuasa raja (baca: feodalisme) dalam pikiran masyarakat. Atas kinerja brilian itu, sang pujangga beserta keluarganya mendapat perlindungan dan jaminan kesejahteraan dari…

  • |

    Student Hidjo: Pendidikan dan Kedaulatan

    Ketika mau membaca novel ini, saya mendapat kabar bahwa novel karya Mas Marco ini merupakan bacaan liar di masa pramerdeka (terbit pertama kali dalam bentuk cerita bersambung pada 1918, dan dalam bentuk buku pada 1919) sekaligus perintis sastra perlawanan. Saya pun mulai membayangkan cerita yang sarat adegan dan peristiwa pemberontakan terhadap penjajah, sekaligus upaya memprovokasi…

  • |

    Pram: Menulis adalah Perlawanan

    Agaknya tak ada dalam sejarah sastra Indonesia penulis yang punya kisah hidup lebih ironis daripada Pramoedya Ananta Toer. Di masa mudanya, Pram ikut angkat senjata melawan penjajah, lalu juga berjuang pada masa revolusi, dan karena itu ia bilang bahwa sebagai orang Indonesia “kewarganegaraannya tak diperoleh secara gratis”! Meski tergolong sebagai veteran (ia berpangkat letnan dua…